Buku Berlatar Belakang di Italia
Editorialtria

Buku Berlatar Belakang di Italia

Buku Berlatar Belakang di Italia – Italia dianggap sebagai salah satu negara terindah di Eropa, dan menampilkan beragam budaya, tradisi, dan campuran arsitektur modern dan kuno. Negara ini dapat dieksplorasi dengan berbagai cara termasuk berkendara melintasi negara atau melalui beberapa film dokumenter. Selain itu, berbagai buku dapat membawa pembaca ke bagian mana pun di negara ini. Dari buku sejarah dan agama, hingga novel fiksi atau roman, ada banyak buku bagus tentang Italia yang mencakup semua aspek negara. Contoh buku yang berlangsung di Italia dijelaskan di bawah ini.

1. Sacred Hearts

Sacred Hearts menceritakan kisah Serafina yang berusia 16 tahun, yang dipaksa untuk meninggalkan hubungan asmara terlarangnya dan dengan enggan dirawat di biara Santa Caterina di Ferrara, Italia. Serafina menghabiskan malam pertamanya di biara dengan amarah yang begitu hebat sehingga Suora Zuana, seorang nyonya apotek, dikirim untuk membiusnya. Namun, hubungan kepercayaan dan pengkhianatan yang kompleks dimulai antara Serafina dan suster itu. Serafina segera menjadi putri biarawati yang tidak akan pernah dia miliki. Sacred Hearts Sarah Dunant adalah kisah cinta beragam segi yang mencakup kekuatan persahabatan yang abadi.

2. A Farewell To Arms

A Farewell to Arms adalah novel karya Ernest Hemingway tentang seorang sopir ambulans Italia dan cintanya pada perawat Inggris. Ceritanya berlatar belakang kengerian medan perang, ketika sekelompok perwira militer yang terdemoralisasi berbaris di tengah hujan selama serangan Jerman di Caporetto. Hemingway menampilkan pergulatan antara desersi dan kesetiaan, dan menangkap rasa sakit yang harus dialami oleh kekasih yang terjebak dalam perang.

3. Twice Born

Twice Born adalah novel canggih dan menghantui karya Margaret Mazzantini. Buku ini berpusat pada Gemma, seorang wanita Italia, dan putranya yang berusia 16 tahun. Keduanya meninggalkan Roma menuju Sarajevo, kota yang dilanda perang, dengan Gamma berharap untuk mengajari putranya tentang kota kelahirannya dan ayahnya, Diego. Begitu sampai di Sarajevo, Gamma tidak bisa berhenti memikirkan perselingkuhannya dengan Diego dan keinginan untuk berkeluarga, tetapi juga harus menghadapi apa yang membayang di kota. Twice Born mengungkap kemurahan hati dan tindakan brutal yang dapat diinspirasi oleh perang.

4. Beautiful Ruins

Beautiful Ruins oleh Jess Walter berlatar beberapa dekade dan tidak berlangsung secara eksklusif di Italia. Jess memulai ceritanya pada tahun 1962 di sepanjang garis pantai Italia yang berbatu, di mana seorang pemilik penginapan muda sedang melamun sambil memandangi perairan Laut Liguria. Dia didekati oleh seorang wanita tinggi kurus yang kemudian dia ketahui adalah seorang aktris Amerika. Ceritanya diangkat lagi dengan seorang pria tua Italia yang muncul di sebuah studio film mencari seorang wanita yang terakhir dia lihat di hotelnya beberapa dekade yang lalu. Berikut ini adalah kisah yang mempesona dan menarik tentang orang-orang yang menjalani kehidupan berbatu mereka.

5. Under The Tuscan Sun

Under the Tuscan Sun ditulis pada tahun 1996 oleh Frances Mayes tentang memulihkan vila Tuscan yang ditinggalkan dan semangat Tuscany, termasuk desa, pasar, dan kebun anggurnya. Ceritanya menyoroti cobaan dan kesengsaraan yang dialami Frances dan suaminya Ed saat merenovasi vila. Keduanya adalah profesor universitas yang tidak bekerja selama musim panas dan menghabiskan liburan mereka untuk merenovasi. Mereka menghadapi banyak masalah, termasuk kontraktor yang malas, dan pengetahuan mereka yang buruk tentang bahasa Italia membuat situasi menjadi lebih buruk. Dalam buku tersebut, Frances juga mencoba membayangkan pemilik vila sebelumnya, dan ceritanya berakhir dengan pasangan tersebut menghabiskan musim dingin mereka di vila tersebut.

6. A Room With A View

A Room with a View adalah novel yang ditulis oleh E. M. Forster dan berlatar di Inggris dan Florence. Pemandangan di Florence menonjol karena menghadapi tantangan budaya dalam mengejar kebahagiaan. Di tengah cerita adalah seorang wanita muda Inggris yang terkekang oleh budaya era Edwardian. Lucy Honeychurch mengunjungi Italia bersama sepupunya, Nona Charlotte Bartlett. Namun, kedua wanita itu mengeluh tentang kamar yang telah mereka tempati. Dalam prosesnya, Tuan Emerson menawarkan untuk bertukar kamar, tawaran yang ditolak Charlotte. Kamar Pak Emerson memiliki pandangan yang jelas ke sungai Arno, tetapi dia ditolak karena perilakunya yang tidak biasa. Kisah berikut ini tentang romansa dan kritik humor masyarakat Inggris. Cerita berakhir dengan Emerson dan Lucy kawin lari tanpa persetujuan ibunya.

7. Call Me By Your Name

Call Me by Your Name adalah novel yang ditulis oleh Andre Aciman. Sebagian besar cerita berlatar di Liguria dan berfokus pada hubungan romantis antara seorang anak laki-laki berusia 17 tahun bernama Elio Perlman dan seorang pria berusia 24 tahun bernama Oliver. Elio adalah seorang Yahudi Amerika-Italia dan Oliver adalah seorang Amerika-Yahudi. Novel ini menceritakan romansa musim panas antara dua dan 20 tahun berikutnya. Elio, yang merupakan narator cerita, mengenang peristiwa musim panas 1983 dan bagaimana orang tuanya menerima mahasiswa doktoral sebagai tamu rumah selama enam minggu. Dia tertarik pada Oliver yang kebetulan menjadi tamu di rumahnya, dan keduanya segera terlibat asmara. Setelah pertemuan singkat, keduanya putus hubungan tetapi bersatu kembali setelah beberapa tahun.

8. The Enchanted April

The Enchanted April oleh Elizabeth Von Arnim adalah salah satu buku paling populer yang berlatar di Italia selama hampir 100 tahun. Novel menawan ini bercerita tentang empat wanita berbeda yang menyewa kastil di Italia selama sebulan. Nyonya Arbuthnot dan Nyonya Wilkins bergabung dengan seorang Caroline, seorang wanita muda yang kecantikannya telah menjadi beban baginya, dan Nyonya Fisher, yang menganggap dirinya seorang wanita tua dengan tongkat. Keempat wanita itu menjadi teman dan dalam prosesnya berbagi detail tentang kehidupan mereka. Tema-tema dalam cerita ini bervariasi dari perjuangan perkawinan hingga kesedihan.

9. My Brilliant Friend

My Brilliant Friend oleh Elena Ferrante adalah kisah yang murah hati dan intens tentang dua orang teman, Lila dan Elena. Ceritanya dimulai di pinggiran kota Napoli, tempat kedua gadis itu dibesarkan. Saat mereka tumbuh dewasa, jalan mereka berulang kali menyimpang dan bertemu, tetapi mereka tetap berteman baik. Elena dan Lila adalah perwujudan sebuah negara yang mengalami perubahan penting. Melalui kehidupannya, Elena Ferrante mengisahkan tentang transformasi lingkungan, kota, dan negara sedemikian rupa sehingga hubungan kedua tokoh utamanya pun ikut terjalin.

10. Midnight In Sicily

Sisilia adalah kota yang terletak di lepas pantai selatan Italia dan terkenal dengan garis pantainya yang indah dan lanskapnya yang menawan. Namun, di jantung kota yang indah ini terdapat jaringan kekerasan dan korupsi. Peter Robb, seorang penulis yang menghabiskan 14 tahun di Sisilia, mengeksplorasi sejarah dan budaya pemerintahan mafia dan perannya dalam politik Italia. Midnight in Italy mengeksplorasi impunitas dan disfungsi yang terjalin dalam dunia mafia dari era pasca-Perang Dunia II hingga 1990-an. Di tengah kisah ini adalah perdana menteri tujuh kali dan politisi Italia yang pernah berkuasa, Giulio Andreotti.